Showing posts with label friend. Show all posts
Showing posts with label friend. Show all posts

Thursday, 3 July 2014

Alona with Her Loneliness

On behalf of my midterm examination, I wrote this short story. Hope you enjoy this one :)

-

This road reminded me a lot about every single thing that happened to me ten years ago. In this intersection, that unstoppable smile accompanied me to get back to home and, at the same time, that unstoppable smile welcomed me to my new home. Ah! A small place, where in the rainy season there was no guarantee we would stay dry and warm, did not have any reparation physically yet it repaired my sight about the government that showed their empathy to this place.

I remembered exactly the first day I was welcomed by their warm greetings, but this special 100-centimeters child welcomed me with her hugs around my waist. Shocked and happy flew together with my blood. My brain told me to keep smiling until some utterance made me frown.

“Alona, why do you hug our beautiful teacher with your dirty clothes and hands?” asked the red one. She just showed her teeth happily.

“You don’t fit with us.” said the blonde one.

My heart deeply cried. I saw there was such a big wall that they built to make a relationship with her but the fact that she did not notice what they did made her smile last forever.

Haunted by Alona’s specialne, I talked to some people about her life. She was actually 17-year-old girl who lived by her grandparents because her parents worked out of town. She used to throw everything near her no matter it was alive or not. The last time I remember, she threw a cute kitty right after she kissed the kitty.

-

Days grew faster, the more I knew Alona was very different, the more I was sure she was a nice girl that nobody admitted it. She did not want to study using book and pen as many children were excited about, but playing some instruments and singing. Bonnie, a friend of mine, was very impressed when Alona asked to play his guitar and sing together.

Fire flamed through a long white curtain fulfilled entire rooms of village hall, made the screaming as a lullaby to Sukanegla’s civilization. Everybody was scattered around the hall bringing as many palls as they could. Alona’s eyeball moved from the right to left edge following her heart’s beat, showed her anxiety. She did not know what was happening and just sat cross-legged while kept closing her ears. Bonnie came to her and carried her on his back, which then made her anxiety faded away with carefully quick steps.

“You’re going to be alright, Al.” said he calming her down. She just smiled and murmured to him.
“Why are you so egoistic? You don’t know how worried I am now. Do you know how does it feel when someone you care about doesn’t seem care to you? It sucks!” He seemed angry with Alona yet he kept hugging her tightly in a crowded night. What she did was only grinning to him.

He brought her to a safe place where she felt like home. Everything seemed much fine to her when she was in her warm home, even though she always made everything fine. A warm home that she didn’t have to face the fact that not all of people cared about her led her to a new life she didn’t expect before. In his hug, she didn’t need to worry about what people said about her and how arrogant the world to her is. It didn’t last long because one by one people came to knock her home and kept messing her home.

“It’s all because of you! You’re no different with your parents!” said a fat woman while kept pointing her index finger to her.

“I am very sorry about what happened tonight that caused by my little sister but I think we cannot fully blame her because she’s only a special girl.” said Bonnie with a very calm voice.

“We all here have given up in tolerating this kid. It’s just her who cannot adapt with us!” replied her with a raising voice.

“The other students and I are trying to understand what Alona’s world looks like. We also want she adapts well in here, but it takes time. I’m sure she can behave way better than this gradually. I can guarantee.” said him with a strong voice.

-

Some teachers and I saw she had a hidden ability, or it was just us who did not notice her present. She showed some progress to us that she could pronounce quite clearly about Marawis’ song, even it just one or two syllables. She also could synchronize her mind and her body; which was shown when she took guitar and played it randomly. The good news in months she showed to us kept our smile last in our heart forever.

Word count: 797

References:
- Most of this story is based on one of my students' life at Taman Ilmu
- Instrumental musics from youtube

Click here if you want to hear me read you this story :D


Thursday, 27 March 2014

Mahasiswa dan Politik

Bukanlah dunia yang kutahu banyak tentangnya, mendengarnya saja membuatku sedikit tersentak. Aku, mahasiswi yang sangat awam terhadap politik, tidak terlalu memerhatikan “politik” yang ada di lingkar kepalaku. Entahlah, mungkin juga tidak peduli. Semenjak aku bertemu banyak orang di hidupku, kata itu terasa makin dekat denganku. Semua orang berpolitik, ternyata, mengindikasikan bahwa tidak semua orang sepenuhnya baik. Jangan tidak siap untuk mengakuinya, kamu pun begitu.

Salahkah jika kita melakukannya? Menurutku, itu sudah menjadi sifat alamiah semua orang. Kekuasaan. Tentu tidak ada orang yang tidak ingin dilihat. Janganlah munafik, mahasiswa sejujurnya sangat pintar kan dalam ber”politik”? Tidak salah kok, yang terpenting adalah bagaimana menyiasati kata-kata “politik” itu sendiri agar tidak terdengar kasar di telinga.

Mataku terbuka lebar menyadari bahwa jalan ini terlalu luas jika dilewati oleh 1-2 mobil saja. Dalam kata lain, kemana aja lo, Wis? Satu hal yang pastinya tidak akan kusesali; bertemu banyak orang dengan berbagai macam pengalaman dan karakter pasti akan membuat kita jauh berkembang. Meskipun agak terlambat, tapi daripada aku tidak bertemu dengan orang-orang macam ini sama sekali.

Pendekatan yang dia lakukan untuk menyiasati makna “politik” layaknya sutra yang berhasil dibuat oleh laba-laba; lengket, elastis, dan sangat kuat. Mengetahui siapa saja yang menjadi oposisi kita merupakan langkah awal yang harus ada saat kita mulai ber”politik”. Selanjutnya kita hanya harus membiasakan diri dengan berbagai macam taktik untuk bisa ber”politik” dengan baik.

Satu kalimat yang memiliki banyak interpretasi yang aku dapat malam ini, “pemimpin itu tidak disetir”.

Friday, 25 October 2013

Happy Birthday to Me!

Selamat ulang tahun ya Wisny…semoga bisa sehat selalu, dikelilingin sama orang-orang yang baik, dimudahkan urusannya, dan tercapai semua cita-citanya aamiin! Loh, nggak apa-apa kan doain untuk diri sendiri? Hehe. Semoga yang membaca juga berbalik ya doanya :D

Well, I’m 19 now!

What do I feel? Nothing’s different but I think this is the time to show to everybody that it’s me, I exist.

How is that? Doing many things very well and being the extraordinary one.

Being nineteen is like I have more responsibility to take and to live it by myself. Nobody can help but me. Bahkan kayaknya tuh udah bukan saatnya lagi lo berada di balik punggung orang tua minta bantuan mereka, tapi lo yang harus siap pasang dada untuk ngelindungin orang tua lo. Ngelindunginnya pake kesuksesan yang udah lo capai selama ini sehingga mereka punya anak yang bisa dipasang dadanya di depan mereka saat orang lain nanya, “anaknya gimana pak/bu?” Orang tua lo tinggal pasang dada lo di depan mereka dengan bilang, “Alhamdulillah pak/bu, begini sekarang.” Whooaaa, what a life!

Di ulang tahun yang ke-19 ini gue sangat bersyukur buanget punya temen-temen yang selalu ada buat gue, dan alhamdulillahnya pacar yang beberapa bulan ini mewarnai hidup gue. Cerita kejutannya sederhana dan bermakna, dan gue tetep terkejut karena ketidakpekaan gue terhadap sesuatu hal. Jadi hari Jumat itu, @annisahaps @arinaprm dan @NettiRahmawati nonton three on three di kampus. Gue sih emang nggak terlalu tertarik sama basket, ditambah lagi hari itu gue punya gosokan yang udah teriak-teriak minta perhatian gue, jadi nggak masalah buat gue untuk nggak ikut mereka. Sekitar jam setengah dua siang saat matahari lagi puanas banget kalo di Jatinangor, tiga kucrut itu dateng ke kosan gue dengan bawa kue. Gue seneng banget akhirnya bisa ngerayain berempat lagi, lengkap! Ceritanya beda sama pacar gue yang semenjak dari kemaren udah mulai cuek sama gue. Emang dasarnya gue nggak peka, gue cuma sakit hati sedikit karena dia cuek sama gue. Sakit hati gue bertambah banyak setelah dia cuma ngeread whatsapp gue dan ngucapin happy birthday jam 3-an. Saat itu gue cuekin balik, dalam hati gue cuma bilang, “terserah lo deh.” Sekitar jam 9 malam, ada yang ngetok pintu kamar gue dengan suara ketukan yang kenceng dan buru-buru banget, suara ketukannya kayak ngetuk pake kentongan, sumpah. Disitu gue takut banget, gue takut kalo itu orang jahat atau apapun. Terus gue langsung minta pacar gue untuk nelfon gue dengan segera. Dia bilang kalo itu bukan siapa-siapa dan minta gue buat nengok keluar. Ya gue takut lah, banget! Sampe Iqbal memohon buat buka pintunya, baru gue buka setelah 10 menitan. Jeng jeng! Gue dapet dua bingkisan. Dua-duanya dari Iqbal. Bingkisan pertama tuh hasil gambarnya dia gitu, gambar huruf “W” dihias sama pesan-pesan dan harapan dia buat gue, ditambah surat yang mencurahkan isi hatinya buat gue. Bingkisan satu lagi adalah sweater merah yang lucu banget, ngingetin gue sama Iron Man, ughhh! Waktu gue lagi ngeliat keseluruhan sweaternya, label harganya belum dicopot. Duh iqbal lupa bilang sama abang-abangnya, jadi ketauan deh kan :p

Well, my nineteen is full with gratefulness. Nggak ada habis-habisnya gue bersyukur dikelilingin sama orang-orang yang baik banget di hidup gue. No more precious birthday than your life is fulfilled by worthy people. Happy 19 on October 19th!

Monday, 21 October 2013

Backpacker ke Jogja

Hello fellas!
It’s been long time since I didn’t write anything and just updated the old post. Sekarang gue mau berbagi pengalaman tentang liburan yang sebenernya udah lewat cuma baru sempet nulis sekarang. I went to Jogja last holiday. Sebenernya sih bukan liburan yang mewah, gue dan teman-teman SMA gue kesana berlibur ala backpacker. Gue punya beberapa tips yang sebaiknya lo lakuin sebelum pergi liburan.

  1.  Decide where you want to go. Pastiin lo mau pergi kemana dalam jangka waktu minimal 3 bulan sebelum keberangkatan. Jangan anggap sepele karena tiga bulan itu terhitung sebentar dan nggak setiap hari juga lo akan keingetan tentang liburan lo, so decide immediately.
  2.  Make sure who will join. Masalah yang ini juga bisa dihitung sebagai masalah serius karena kadang ada juga orang yang mungkin belum pasti terus agak lama ngasih kepastiannya. Cara ngatasin temen yang kaya gitu harus dengan omongan baik-baik, bilang aja kalo dia belum pasti nanti lo susah booking penginapan dan tiket keretanya. Kalau dia belum pasti karena susah dapet izin dari orang tuanya, mungkin lo dan temen-temen yang lain bisa bantu ngomong ke orang tuanya.
  3. Book train ticket and hotel ASAP. Sebenernya yang jadi main pointnya itu booking penginapan. Jogja bukan kota yang nggak terkenal, dan jangan kira kalo yang bakal liburan kesana itu cuma lo doang meskipun lo liburan di bukan hari libur. Gue sempet punya pengalaman, rencananya beberapa minggu lagi gue mau berlibur kesana, tapi karena baru fix tentang siapa aja yang mau ikut di H-14 jadi gue dan temen-temen baru mulai panik cari penginapan. Luckily, kita masih sempet dapet hotel kelas bawah setelah hampir 30 kali nelfon ke setiap penginapan. Semakin awal lo booking, semakin bisa dapet penginapan yang terjangkau dan enak juga. Kereta sih sebenernya masih bisa lo dapetin dengan cukup mudah, apalagi kalo yang berangkatnya dari Jakarta. Lo bisa pilih untuk naik kereta yang pastinya udah didiskusiin sama lo dan temen-temen. Untuk sampe ke Stasiun Tugu, lo bisa naik kereta ekonomi yang notabene sekarang ekonominya udah pake AC, kisaran harganya 140 ribu. Kalo emang lo mau naik yang the real economy class, itu nggak turun di Stasiun Tugu, lo akan turun di Lempuyangan. Kalau yang dari daerah sekitaran Bandung, itu naiknya dari Stasiun Kiara Condong dengan harga tiket kisaran 50 ribu. Biasanya sih untuk liburan ala murah meriah bisa pake kereta ini. Jangan khawatir, bisa booking online juga kok.
  4. Make an itinerary. Ini juga bisa jadi salah satu masalah saat liburan. Jangan sampe saat udah excited banget bisa ke Jogja eh nggak taunya cuma tau Parangtritis sama Candi Borobudur doang. Don’t waste your time, buddy. Bisa liburan bareng temen-temen tuh once in a blue moon. Sebelum lo berangkat, kenali dulu kota itu dengan baik, cari tau tempat mana aja yang bakal lo kunjungin. Jangan sampe ada hari dimna lo nggak tau mau kemana lagi. Jangan sering-sering di penginapan juga, it’s a waste!
  5. List all of things you must bring. Pas lagi nyantai nih, mending lo tulis daftar apa aja yang harus dibawa untuk pergi. Sehari sebelum berangkat bisa lo check lagi sebelum akhirnya lo nyesel ada satu barang yang nggak kebawa padahal itu bisa jadi penting.
  6. Prepare yourself well. Jangan cuma perlengkapan sama tiket-tiket aja yang udah lo siapin, kesehatan diri sendiri juga. Jaga kesehatan sebelum pergi, karena ga akan seru banget kalo lo liburan tapi malah sakit. Jangan ngelakuin hal yang aneh-aneh juga sebelum lo liburan, pokoknya siapin diri lo sebaik mungkin.

Mungkin ini bisa jadi referensi untuk liburan ke Jogja kalian. Ini daftar perjalanan yang waktu itu gue lakukan dari hari Selasa, 20 Agustus 2013 - Sabtu, 24 Agustus 2013.

Day 1 (Selasa)
14.00 Berangkat dari rumah ke stasiun Senen
18.30 Kereta berangkat

Day 2 (Rabu)
03.00 Sampai di Stasiun Tugu
05.30 Berangkat ke penginapan
06.00 Istirahat di penginapan (ngelempengin kaki)
10.00 Mandi dan beres-beres
11.00 Berangkat ke Taman Pintar
16.00 Sampai ke penginapan, istirahat
19.00 Main di sepanjang jalan Malioboro
22.30 Kembali ke penginapan

Day 3 (Kamis)
09.00 Mandi
10.00 Berangkat ke Pantai Indrayanti naik mobil sewaan
12.00 Sampai di Pantai
14.00 Berangkat  ke Gunung Api Purba
15.30 Sampai di Gunung Api Purba
18.30 Berangkat ke Bukit Bintang (Kalau nggak salah)
19.00 Sampai di Bukit Bintang
20.30 Sampai di penginapan
22.00 Berangkat ke patung SUPERSEMAR
00.30 Sampai di penginapan

Day 4 (Jumat)
09.00 Sewa sepeda
13.30 Belanja ke Malioboro
15.30 Jalan-jalan naik sepeda
20.00 Makan
21.00 Berangkat ke alun-alun utara
23.30 Minum Kopi Jos
01.00 Tugu
02.30 Sampai di penginapan

Day 5 (Sabtu)
08.00 Beli oleh-oleh
09.00 Mengembalikan sepeda
09.30 Sarapan
10.00 Istirahat, packing
15.00 Berangkat ke Stasiun Tugu
18.00 Kereta berangkat

Ini adalah beberapa tempat yang gue kunjungin waktu di Jogja.

Stasiun Tugu adalah stasiun yang beda banget dari stasiun yang pernah gue kunjungin. It is very cozy station! Nuansa Jawanya berasa banget, nyamannya juga berasa di rumah karena stasiun ini bersih banget.

Pemandangan Gunung Api Purba di jam setengah lima sore

Bebatuan Gunung Api Purba

Perempuan manis di Gunung Api Purba (peace)

Bukit Bintang is very incredible!

Ke Alun-alun Utara tuh mesti banget naik sepeda neon yang seru banget!

Tugu Cinta! Boong deng, Tugu Jogja!

Perhatiin lampu-lampunya aja ya

Salah satu hewan di Taman Pintar

Ilmu astronomi di Taman Pintar

It's Physics

Ini makhluk yang menghibur selama di Jogja

Di depan Taman Ilmu

Ini keadaan di malam harinya Jalan Malioboro ujung, dekat gedung BNI. Foto ini diambil di depan Benteng Vredeburg. 

Ini di sisi kiri Benteng Vredeburg


Pantai Indrayanti yang super beautiful!

Perhatiin pemandangannya aja ya, dia udah punya pacar

Well, Jogja was very memorable and incredibly awesome place!

Sunday, 8 September 2013

It is Fate!

No one knows what his/her life would be later on. Pernah nggak sih lo kepikiran kalo orang baik yang lagi sama lo sekarang bisa jadi orang yang nggak begitu baik lagi nantinya? Atau orang yang di samping lo sekarang adalah orang yang nggak lo suka tapi mungkin nanti di masa depan dia jadi orang yang sangat lo butuhin. Have you ever wondered? It is such a mystery!

Kejadian inilah yang proses menuju pos satunya Alhamdulillah udah gue lewatin, tinggal terusin jalan biar sampe ke pos-pos yang lain aja. Dimulai dari seseorang yang sekarang jadi orang yang berarti banget buat gue ngirimin foto setahunan yang lalu. Kesimpulan yang bisa ditarik dari foto itu adalah; lo nggak akan tau seseorang yang ada di sebelah lo saat itu akan tetap jadi orang yang sama beberapa tahun lagi atau nggak. No one knows.

Gue dan orang yang berarti buat gue ini nggak pernah nyangka kalo kita bisa sampe ke tahapan ini. Kita udah saling kenal sekitar tiga tahunan. Selama dua setengah tahunan itu kita cuma temen baik yang saling dukung satu sama lain. I know his past, so does him. Murni, hanya teman. Kita saling kenal dekat sama masa lalu masing-masing. Tapi semuanya berubah semenjak…Tuhan memutarbalikkan dunia kita. Kita ngelewatin bulan-bulan yang sangat berat; dia sama masa lalunya dan gue sama masa lalu gue. Sampe akhirnya masing-masing kisah hidup kita sama orang yang dulu kita pilih, punya ending yang berbeda walaupun tetap segaris lurus.

Sebagai teman yang baik, being there for your best friend is a must. Kita sama-sama saling being there kalo salah satu dari kita membutuhkan bantuan. Intensitas pertemuan dan komunikasilah yang lambat laun tanpa disadari udah masuk ke dalam jalur which is not supposed to be best friend. Semakin nggak kuat buat nyiksa perasaan sendiri, akhirnya kita memantapkan hati dan pilihan to move our track.

Saat semua orang tau track yang lagi kita ambil sekarang, well, mungkin banyak yang pro, kontra, atau mungkin nggak nyangka. Semua orang di sekeliling kita jadi saksi hidup terhadap proses-proses apa aja yang udah kita lewatin. Jelas aja nggak nyangka. Tapi seharusnya nggak usah heran juga dong because this is Allah’s way.


Tadi malam sahabat gue bilang, “Kalo ada yang ngomong apa-apa nggak usah didengerin, Wis. Anggap aja angin lalu. Ini kan bukan kemauan lo.” Memang benar, ini bukan kemauan gue, this is what is called as fate. Lo mungkin nggak akan sadar kalo fate itu sudah diarahkan menuju lo dengan orang yang udah ditakdirkan untuk lo yang mungkin lo nggak akan nyangka. For those who do not know the processes about how this story ends, please do not even try to tell your assumptions to me because I will obviously choose to be the deaf :))

Sunday, 28 July 2013

People Change

Udah banyak banget pepatah yang bilang kalo “People change”. Well, kalo kata Paramore di lagu “Brick by Boring Brick”-nya sih gini, the change is good. Menurut gue pribadi sih, it depends on what case, but mostly the change is good.

The change yang akan lo sadari terhadap hal-hal yang ada di sekitar lo adalah saat lo udah lama nggak ketemu sama hal itu. Ini juga yang pastinya bakal lo rasain saat reuni atau buka bersama sama temen-temen lama yang udah lama banget pastinya lo nggak ketemu.

Semakin dewasa seseorang semakin keliatan juga karakter yang melabelkan dirinya itu yang kaya gimana aja. Saat lo udah lama nggak ketemu sama orang lain lagi, mungkin aja karakter dia yang melekat di otak lo begini jadinya begitu. Kaget sih, pastinya. Kadang gue mikir, semua orang baik nggak mungkin bisa jatoh ke dalem lubang yang “nggak cukup baik” karena mereka pastinya tau yang mana yang baik dan engga. Tapi semua persepsi gue dihajar oleh waktu. No one knows what will happen to you. Cuma waktu yang kemudian bisa jawab.

Kaget, saat orang yang menurut gue dewasa dan paling dalem sama masalah “memaknai hidup” tapi tiba-tiba dia ngeubah labelnya  ke yang agak kurang baik di mata gue. Di mata gue ya. Your change is still good for some people. Gue sih nggak bisa ngapa-ngapain dan mendadak nggak suka sama orang itu, cuma saat ini dia lagi ada di kolom yang kurang baik aja di otak gue. Otak gue mencerna kata-kata temen gue yang bilang, “telat ya, masa bandelnya mau di umur segini. Umur segini tuh udah tinggal mikirin gimana caranya bahagiain orang tua.” Nampol banget lah kalimat itu!

Tapi nih ya, the change does not usually happen to people whom you seldom meet with, but also happens to people you used to meet even have a pretty good relationship with. Berdasar dari pengalaman dan cerita-cerita orang, kalo lo ngerasa ada yang berubah dari pasangan lo berarti lo ada di stage where you are in the unstable level. Gak stabil disini sih maksudnya lo lagi dalam tahap bimbang dan mikirin mau lanjut atau nggak karena dia bukan lagi orang yang seperti biasanya lo tau.

Kalo emang lo ada di tahap seperti itu, you have to face the fact that people change. Seseorang nggak mungkin berada di tempat yang sama karena dunia itu selalu berputar. Bahkan sekalipun dia nggak berubah menurut lo, sel darah dalam diri seseorang terus berganti. Cara ngatasinnya sih emang nggak gampang, tapi bisa dilakuin. Belajar nerima perubahan dia. Kalo emang lo ngerasa gak nyaman ya bilang, jangan diem aja. Manusia itu nggak selamanya bisa jadi mind reader.

Well, people change and will always change. If you do not realize it, maybe you are changing.

Friday, 26 July 2013

Iqbal Januari Pratama

Ngeliat banyak juga temen-temen gue yang gue tulis di blog, now I want to introduce you another friend of mine.

Namanya Iqbal Januari Pratama. Gue temenan sama dia udah sekitar 3 tahunan. Pertama kali gue liat dia itu waktu gue duduk di kelas 2 SMA. Kesan pertama gue sama anak ini adalah; rese. Serius, layaknya anak cowo pada masa itu, dia adalah anak yang rese menurut gue. Surprisingly, duduk kelas gue itu sitemnya zig-zag jadi weh dia technically duduk di sebelah gue. Karena duduknya sebelahan itu dan kadang juga depan-belakangan jadi kita sering ngobrol. Anaknya asik juga ternyata, nggak terlalu rese kaya anak cowo yang sebagaimana rese.

Hal yang paling gue suka adalah dia itu kalo ngomong langsung nyeplos. Jadi kemungkinan terbesarnya adalah, he is not a liar. He will tell you what he sees and he doesn’t care about what people think and say to him. Tapi kadang, saat lo terlalu jujur dan sometimes don’t filter your utterance, it will be a bomb for you. Yeah well, jujur itu emang perlu, tapi ada porsinya. Something which you don’t see doesn’t mean it is bad for you. Ada kalanya kita nggak perlu tahu hal yang emang pada dasarnya kita nggak tahu.

Dia juga orang yang solid dan loyal yang gue kenal. Sekalinya lo kenal dia, dan lo berhubungan intens sebagai teman sama dia, he will not let any hurt thing happens to you. Biasanya kan emang kalo temen cowok itu begitu, besides use what we cannot see or emotion, they use their powers too to protect their friends. Ngga cuma ke temen-temen cowo doi aja, tapi juga ke temen cewe yang dia punya.

Dia anaknya juga adaptable banget. Dia udah buktiin ke gue lewat pengalaman-pengalamannya dia. Doi kuliah di Aceh, yang kita tahu itu udh beda pulau dan di ujung Indonesia. Lewat hal-hal yang udah dia ceritain, he is a survival one. Menurut gue, susah banget loh bisa adaptasi sama lingkungan which is almost different from you used to. Secara budaya mereka beda sama budaya orang Jawa, but he can adapt. Tapi dia bilang sama gue, emang agak susah sih awalnya, tapi yaa lama-lama juga bisa. Apalagi disana dia termasuk kalangan minoritas, mayoritas temen-temennya itu orang Aceh sendiri.

Well, I am so grateful for having such a guy friend like you!

@iqbaljp


Saturday, 13 July 2013

Blessings in Holy Month

Alhamdulillah banget sekarang bisa ketemu lagi sama bulan Ramadhan yang sekitar 18 kali udah gue temuin. Bedanya bulan Ramadhan saat kuliah sama SMA itu kerasa banget kalo lo adalah anak rantau. Terlebih lagi, bulan puasa sekarang itu bertepatan sama liburan semester which means there is also a Semester Antara. DAN SEBAGAI MAHASISWI YANG SADAR KALO ADA BEBERAPA NILAI YANG HARUS DIBENERIN, JADI WEH LIBURANNYA DIKORBANKAN UNTUK BELAJAR. Asli itu caps lock lupa dimatiin. Peace.

Belum lagi momen pindah kosan yang pastinya juga butuh waktu persiapan yang nggak sebentar. Sadar kalo barang-barang di kosan yang notabene gue adalah seorang perempuan, itu pasti banyak buanget. Ya, begitu berbeda dari detik-detik bulan Ramdhan ini sama Ramadhan yang kemarin. Ditambah lagi, ehem, I’ve been a very happy woman because I do not have any guardian—boyfriend.  Well, bedanya sih nggak ada lagi yang bangunin sahur selain alarm dan ketukan pintu temen kostan tersayang.

Tapi nih ya, gue jadi mikirin banget dan ngerasa dapet pencerahan setelah kultum di shalat taraweh pertama berjamaah gue di bulan Ramadhan ini. Tadi kata penceramahnya, kalo aja orang-orang pada sadar kalo ternyata berkah yang ada di bulan Ramadhan itu banyak banget, pasti orang-orang akan berharap kalo setiap bulan adalah bulan Ramadhan. Bisa bayangin gak lo? Berkahnya luar biasa sob!

Terus tadi di sela-sela ceramahnya, gue baru mikir…kemana aja gue baru sadar kalo harusnya gue itu bersyukur banget kehilangan orang yang, well, meskipun udah lama di hidup gue, tapi itu artinya he isn’t good enough for me and I deserve the best one, rite? Halah sesi Ramadhannya jadi melenceng…

Balik lagi ke bedanya bulan Ramadhan yang sekarang sama yang kemarin. Jujur sewaktu gue memiliki komitmen dengan seseorang dan kebetulan seseorangnya itu bersifat posesif jadi gue sempet kehilangan sahabat-sahabat cowok gue. But…when the story has clearly ended, I just found that I was so fucking stupid for missing my guy best friends. Alhamdulillahnya, kita dipertemukan lagi. Seorang sahabat gue ini yang bernama @iqbaljp bilang sama gue kalo sejujurnya selama 4 tahun Ramadhan dia selalu biasa dibangunin atau ngebangunin pacarnya, tapi kalo sekarang beda banget karna doi udah gak punya pacar HAHA. Gue juga sih tapi nggak selama doi juga. Akhirnya kita memutuskan untuk saling membangunkan dan mengucapkan sahur dan buka karna kita sama-sama nggak punya pacar.

JADI YA, UNTUK KALIAN YANG NGGAK PUNYA PACAR, IT’S OKAY SOB…ALLAH HAS PREPARED YOU THE BEST ONE BUT YOU SHOULD WAIT PATIENTLY FOR THE RIGHT TIME. KALIAN BISA UCAPIN ATAU BANGUNIN SAHUR KE ORANG LAIN WHO IS WORTHIER THAN YOUR EX-DATE. Maksudnya, coba deh pikirin…apa yang lo dapet sekarang tu berkah banget. Kalo Ramadhan ini lo nggak punya pacar, pastinya sahabat-sahabat dan keluarga lo jauh lebih layak dapetin ucapan selamat puasa dari lo sob.


Tema nulis gue lagi nggak bagus nih, maklum malam minggu bulan Ramadhan jadi begini kepikirannya. I’m glad for sharing this :))))

Sunday, 30 June 2013

Screenshit Season 2

Menurut gue, nggak afdol rasanya kalo lo lagi ngomogin yang aneh-aneh sama sahabat-sahabat lo di group aplikasi social network yang lo punya terus nggak lo screenshot. Berasa ada yang kurag pasti. Percaya atau nggak, bacain screenshot percakapan lo dan temen-temen lo atau pacar lo—kalo punya—adalah hal yang sangat menghibur. Ini adalah beberapa screenshot yang cukup menghibur untuk gue. I'm really glad if you read and enjoy that :))))

Ini udah nyerah sama mata kuliah linguistik.

Nggak ngerti apa yang dipikirin sama Annisa Hapsari.

Yang mejret di usus

Kelakuan anak Sastra Inggris 2012, NPM 180410120072

Nyadar juga kalo alay

Pendapat Deu tentang GLBB

Kita selalu ngucapin good night dan good morning loh :')

Satu produk aja tetep musuhan

Arina edisi Nisfu Sya'ban. TERHARU! :"))

Naga berkaki 13 beranak 324 yang berperut 248472

Cium pake kaki sapi :''(

Selalu deh hewan jadi topik pembicaraan di whatsapp

Kasian dong :"(

Pengertian belajar menurut @annisahaps

@deudinul yang punya pacar tidak menerima ucapan "love you" dari @iqbaljp yang jomblo

Ada yang menghina mantan

Kalo gue muntah darah karena linguistik, @arinaprm ayan berbusa

@wisnyima dan @arinaprm bau :(((

NGGAK NGERTI KENAPA ALING NANYAIN UDAH BELAJAR LINGUISTIK APA BELOM :'(

No excuse kalo kata @NettiRahmawati

Anni kepengen nikah #1

Anni kepengen nikah #2

Sinyal internet yang bapuk di Jatinangor disebabkan oleh...

Kabar paper gue dan Netti

Kata @arinaprm soal mantan

FYI, Net!

Ani mana ya? (Gambarnya sapi)

SAPIIIIIIIIII

Temen macam apa ini

@iqbaljp marah karena mantan disebut

Percakapan ini untuk hiburan semata :"")

Friday, 24 May 2013

Screenshit! Eh Screenshoot

Saat gue buka folder screenshoot di hp, gue baru sadar ternyata banyak capture-an yang stupid dan konyol yang terjadi antara gue dengan beberapa orang. Check this out...
This is the funny one text from @arinaprm

Edisi seremnya Netti Rahmawati

Edisi nilai prose udah keluar, Arina panik hingga typo

kata Aa aqua "mkch" :)))

The relation between ex and "shit"

Edisi bahasa alien dan diomelin @arinaprm

Ngomongin "imam masa depan" sama @ranzein dan yang keluar masuk masjid adalah...yaa begitu.

Wise words from Cimahi young woman

NGEFANS? EW!

Edisi random dan ngayal karna disuruh nonton film A Moment to Remember

Ter-NGACO @annisahaps dan @arinaprm

Jomblo-jomblo histeris sampe mau ngobok-ngobok kamar mandi

Operator taunya "malam" bukan "malem", Wis!

Antara Arina dan babi

Kasihan ya @arinaprm mati lampu sendirian, padahal @wisnyima dan @annisahaps nggak....